waspadai macam macam penyakit akibat resiko penyakit jantung
Cafe sehat bugar : waspadai macam macam penyakit akibat resiko penyakit jantung
![]() |
| Ilustrasi penyakit jantung (sumber : Pexel.com) |
Penyakit jantung sering kali menjadi momok bagi banyak orang karena dapat menyebabkan kematian dalam hitungan detik. Mengingat absensinya jarang disadari, penting bagi Anda untuk memahami elemen risiko penyakit jantung sehingga dapat menjalankan upaya pencegahan sedini mungkin. Apa saja?
Baca Juga : Latihan kekuatan otot dan manfaatnya
Faktor risiko penyakit jantung
Faktor risiko penyakit jantung umumnya melibatkan pola hidup yang tidak sehat. Tapi, sebagian elemen juga berkaitan dengan situasi yang tidak dapat Anda kontrol, misalnya keturunan.
Berikut yakni sebagian hal yang membuat Anda lebih rentan mengalami penyakit jantung.
1. Tekanan darah tinggi
Salah satu elemen risiko utama penyakit jantung yakni tekanan darah tinggi (hipertensi). Kementerian Kesehatan RI menyebut, hampir separuh dari kasus serangan jantung disebabkan oleh hipertensi.
Tekanan darah tinggi menyebabkan otot jantung menjadi tebal dan kaku karena peningkatan bobot kerja jantung.
Kondisi tersebut membuat fungsi jantung menjadi tidak normal dan dapat berkembang menjadi penyakit jantung.
2. Kolesterol tinggi
Kolesterol tinggi dapat mengakibatkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah arteri. Lama-kelamaan, penumpukan lemak akan menghalangi aliran darah menuju jantung dan sebagian organ penting lainnya.
Ketika aliran darah menuju jantung terhambat, tentu saja organ tersebut tidak dapat bekerja dengan bagus. Akibatnya, risiko terkena penyakit jantung akan semakin besar.
3. Diabetes melitus
![]() |
| Ilustrasi penyakit jantung (sumber : Pexel.com) |
Berdasarkan studi berjudul Diabetes Melitus Sebagai Salah Satu Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner, penyakit diabetes dapat menyebabkan resistensi insulin, kelainan metabolisme lemak, dislipidemia, dan persoalan fungsi pembuluh darah.
Semua situasi tersebut meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL). Kadar LDL yang tinggi lama-kelamaan dapat menyebabkan penyusunan sumbatan pada pembuluh darah.
Bila tidak langsung ditangani, aliran darah menuju jantung akan menjadi terhambat. Akibatnya, risiko Anda terserang penyakit jantung menjadi tidak terhindarkan.
4. Obesitas
Obesitas sering dihubungkan dengan kolesterol tinggi dan diabetes melitus. Perpaduan antara kedua situasi tersebut tentu membuat risiko Anda terkena penyakit jantung menjadi semakin lebih besar.
5. Pola makan tidak sehat
Pola makan tidak sehat dapat menasehati Anda menuju penyakit jantung. Beberapa jenis kandungan dalam makanan yang dapat menjadi penyebabnya mulai dari lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, sampai natrium (garam).Konsumsi lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol secara berlebihan dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Sementara itu, terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi garam mengakibatkan hipertensi.
6. Tradisi merokok
Tradisi merokok dapat merusak pembuluh darah dan jantung. Nikotin yang terkandung dalam rokok menyebabkan tekanan darah meningkat.
Sementara itu, karbon monoksida dari asap rokok mengurangi kadar oksigen dalam darah yang akan dibawa ke jantung.
Baca Juga : Kenali manfaat olahraga untuk kesehatan jasmani dan jiwa
Tak hanya merugikan diri sendiri, tradisi ini juga memperbesar risiko bagi orang di sekitar Anda untuk terkena penyakit jantung.
7. Konsumsi minuman memabukkan secara berlebihan
![]() |
| Ilustrasi penyakit jantung (sumber : Pexel.com) |
Konsumsi minuman memabukkan secara berlebih dapat membuat tekanan darah meningkat. Tradisi ini juga menyebabkan peningkatan kadar trigliserida, yang membuat risiko penyakit jantung menjadi lebih besar.
8. Kurang kegiatan lahiriah
Ketika Anda kurang berkegiatan, risiko obesitas, diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi akan turut meningkat. Kondisi-situasi tersebut dapat membawa Anda lebih dekat ke penyakit jantung.
9. Stres
Stres dapat menjadi elemen risiko penyakit jantung. Berdasarkan sejumlah penelitian, stres memicu peningkatan tekanan darah dan kebutuhan jantung akan oksigen.
Tak hanya itu, kebanyakan orang cenderung menjalankan gaya hidup yang buruk ketika stres, misalnya makan dengan porsi berlebih atau merokok. Kecuali tersebut tentu meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit jantung.
10. Keturunan
Risiko mengalami penyakit jantung akan meningkat sekiranya anggota keluarga Anda mempunyai riwayat serupa. Umur itu, elemen risiko lain seperti tekanan darah tinggi, obesitas, sampai diabetes juga dapat diturunkan kepada Anda.
11. Ketika lanjut
Salah satu elemen risiko utama penyakit jantung yakni pertambahan usia. Ketika menjelang usia lanjut, fungsi jantung tidak akan lagi sebaik ketika Anda masih muda.
Dinding jantung akan menebal, demikian itu pula pembuluh darah arteri yang semakin tegang dan keras. Kondisi tersebut membuat jantung kewalahan untuk memompa darah ke segala tubuh.
![]() |
| Ilustrasi penyakit jantung (sumber : Pexel.com) |
Baca Juga : Perlukah latihan gerakan peregangan
12. Meski kelamin pria
Pria lebih berisiko mengalami penyakit jantung dibandingkan wanita. Cara demikian itu, risiko penyakit ini pada wanita akan mengalami peningkatan ketika menjelang masa menopause dan menjadi sama dengan pria ketika usia 65 tahun ke atas.
Penyakit jantung memang dapat menyerang siapa saja. Cara demikian itu, sebagian tindakan dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko penyakit ini.
Sejumlah sistem mengurangi risiko penyakit jantung, mencakup:
- berhenti merokok,
- menjaga berat badan tetap tepat,
- rutin berolahraga, setidaknya 30 menit sehari,
- memegang konsumsi minuman memabukkan dan memperbanyak air putih,
- mengelola stres dengan menjalankan kegiatan seperti meditasi atau yoga,
- menggunakan pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi serat,
- mengurangi asupan lemak jenuh, lemak trans, dan makanan berkolesterol, serta
- berkonsultasi dengan dokter untuk menjalankan pemeriksaan rutin dan mengobati situasi yang dapat menjadi penyebabnya.
Upaya pencegahan yang dijalankan sedini mungkin dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung. Periksakan diri ke dokter sekiranya Anda mengalami gejala penyakit jantung maupun gangguan kardiovaskular lainnya.
Faktor risiko penyakit jantung betul-betul berbagai, dapat disebabkan oleh pola hidup tidak sehat maupun situasi yang tidak dapat Anda kontrol seperti usia, jenis kelamin, keturunan, dan jenis kelamin.
Cara demikian itu, Anda dapat mengurangi risiko terkena penyakit ini dengan menggunakan gaya hidup sehat dan mengobati situasi yang berisiko menjadi pemicunya.




Komentar
Posting Komentar